Reklamasi Bekas Lahan Bauksit

Indonesian Initiative for Sustainable Mining (IISM) bekerjasama dengan PT Agricola Nusantara Baramineral melakukan reklamasi untuk lahan bekas tambang bauksit di Kalimantan Barat.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reklamasi didefinisikan sebagai usaha memperluas tanah dengan memanfaatkan daerah yang semula tidak berguna. Apakah metode yang sama juga berlaku untuk reklamasi lahan bekas tambang? Video reklamasi ini akan menceritakan bagaimana proses reklamasi lahan berjalan.

Pertambangan Berkelanjutan untuk Menghadapi Tantangan Global

Apakah benar pertambangan berkelanjutan tidak bisa diwujudkan? Aktivitas tambang seringkali dianggap tidak dapat berkontribusi bagi sustainable development atau pembangunan berkelanjutan. Keberlimpahan sumber daya alam yang seharusnya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, seringkali malah menjadi kutukan bagi sebuah negara. Di dalam forum Georesources-Solutions to Global Challenges, University of Exeter, Rezki Syahrir, Direktur IISM, memberikan sudut pandang lain tentang pertambangan berkelanjutan.

Read more

Reklamasi Lahan Bekas Tambang Bauksit

Indonesian Institute for Sustainable Mining (IISM) dan PT Agricola Nusantara Baramineral (ANB) mempersembahkan program reklamasi lahan bekas tambang dan rehabilitasi lahan-lahan kritis. Ini adalah solusi untuk lahan yang miskin unsur hara serta yang minim atau tanpa topsoil sekalipun.

Read more

Early public and local stakeholders engagement to support Singkep Island community economic diversification toward inclusive and sustainable growth

IISM supports the Lingga Regency Government to develop a shrimp pond industry in Marok Tua Village, Singkep Barat District.  As an archipelago, Lingga Regency is blessed with a comparative advantage potential in the maritime, in addition to the wealth of minerals and other mining materials. The regency assigned PT Pembangunan Selingsing Mandiri as the regional owned enterprise to implement the project. Read more

Keterlibatan publik dan pemangku kepentingan lokal sejak dini untuk mendukung diversifikasi ekonomi masyarakat Pulau Singkep menuju pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan

IISM mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lingga untuk membangun industri tambak udang dan sarana pengolahannya di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat. Sebagai kepulauan, Kabupaten Lingga memiliki keunggulan komparatif potensial sektor maritim yang harus menjadi perhatian bersama, di samping kekayaan mineral dan bahan tambang lainnya.  Kabupaten Lingga menugaskan  PT Pembangunan Selingsing Mandiri yang merupakan BUMD kabupaten sebagai pelaksana proyek. Read more

Mengenal Konsep Sustainable Development Goals di Sektor Energi dan Pertambangan dalam Seminar Olimpiade Geologi 2018 Universitas Padjajaran

Sektor energi dan tambang merupakan sektor penggerak ekonomi terbesar dan krusial. Pada saat ini dunia telah mulai melakukan pengurangan pemakaian terhadap energi fossil, yang dinilai tidak ramah lingkungan serta tidak dapat diperbarui. Namun pemakaian energi fossil masih sulit dilepaskan dari kehidupan masyarakat serta belum adanya energi terbarukan yang dapat menggantikan posisi energi fossil ini. Tapi seiring waktu energi fossil akan tergantikan untuk itu energi fossil masih diperlukan hingga saatnya masa transisi menuju energi baru dan terbarukan. Di saat yang sama, industri tambang telah memasuki tahapan yang baru, yaitu tahapan dimana dimulainya penerapan tambang berkelanjutan. Penerapan tambang berkelanjutan ini diharapkan dapat mengurangi pencemaran terhadap lingkungan, menjaga umur tambang serta dapat mengembalikan lahan pertambangan menjadi asri seperti sebelum ditambang serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Namun penerapan metode ini masih belum sepenuhnya dilakukan di Indonesia, sehingga masih banyak tambang yang tidak memperhatikan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Dengan ikutnya Indonesia dalam program PBB yaitu Sustainable Development Goals (SDGs), mengharuskan Indonesia untuk mengimplementasikan program tersebut seperti energi bersih, ramah lingkungan dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan. Read more

Sulitnya Masyarakat Pascatambang Mencari Sumber Ekonomi Baru di Luar Sektor Pertambangan

Masyarakat merupakan salah satu objek utama selain lingkungan, yang akan menanggung dampak serius ketika Industri Pertambangan dan stakeholder terkait, abai memikirkan. Tak terkecuali keadaan masyarakat Pulau Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pascaberhentinya kegiatan pertambangan timah tahun 1992.

Reporter Metro TV dalam acara 360, Amalina Lutfia bersama Bupati Kabupaten Lingga dan Direktur IISM, Rezki Syahrir

Tentang sulitnya masyarakat pascatambang beralih profesi untuk mencari sumber-sumber ekonomi baru di luar sektor pertambangan. Dampak yang bersifat intangible (tak nampak) ini ternyata memberi efek yang jauh lebih signifikan dari sisi mentalitas masyarakat sebab kultur kerja komunitas yang ekstraktif sulit beralih ke kultur budidaya, perdagangan dan industri pengolahan sebagai pijakan ekonomi berkelanjutan.

Jika lingkungan dapat direhabilitasi dengan berbagai teknologi, namun mentalitas masyarakat pascatambang ini yang sulit untuk diperbaiki.

Pekan lalu IISM (Indonesian Institute for Sustainable Mining) berkolaborasi dengan Metro TV serta pemerintah daerah Kabupaten Lingga, berkelindan untuk meliput kehidupan pascatambang di Pulau Singkep.

Masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Lingga berjuang menanggung beban masa lalu serta bersama IISM berusaha membangun kembali daerah yang pernah dikenal sebagai salah satu penyumbang terbesar devisa negara dari sektor pertambangan. Read more

In-House Training PT Antam dengan PT Indmira dan IISM

Kegiatan pertambangan berpotensi menyebabkan gangguan terhadap lingkungan. Maka dari itu, kegiatan reklamasi menjadi tahapan kegiatan yang sangat penting pada pascatambang. Kegiatan reklamasi lahan bekas tambang bertujuan untuk menjadikan lahan bekas tambang sebagai lahan yang lebih bermanfaat. Misalnya lahan bekas tambang yang dapat dijadikan usaha perikanan atau revegetasi. Tentunya, konsep pemanfaatan lahan bekas tambang pada kegiatan reklamasi ini nantinya harus sesuai dengan rencana pembangunan daerah. Read more

Penerjunan Mahasiswa KKN-PPM UGM Lingga dan Upaya Pemerintah dalam Pengembangan Perekonomian Alternatif Masyarakat Singkep, Kabupaten Lingga

Setelah pada bulan sebelumnya dilakukan tinjau lokasi oleh perwakilan unit KKN-PPM UGM yang didampingi IISM selaku fasilitator kegiatan, akhirnya sebanyak 29 mahasiswa KKN-PPM UGM resmi diterjunkan oleh LPPM UGM pada Minggu, 24 Juni 2018 di Dabo, Singkep, Kabupaten Lingga. KKN-PPM Lingga yang memiliki konsep dan ide integrasi pengembangan pertanian dan peternakan untuk kesejahteraan ini tiba dengan didampingi dosen pembimbing Ir. Nafiatul Umami SPt., M.P., PH.D. dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada di Bandara Hang Nadim, Batam. Kedatangan mahasiwa dan mahasiswi KKN di bandara disambut oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga, Bapak Nirmansyah.

Penyambutan kedatangan unit KKN-PPM UGM Lingga oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga

Unit KKN-PPM UGM ini kemudian menuju Pulau Singkep untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di Dabo, ibukota Pulau Singkep, mahasiswa-mahasiswi KKN-PPM UGM disambut di Gedung Daerah oleh Bupati Lingga yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Juramadi Esram. Dalam sambutannya, Juramadi Esram berharap kegiatan KKN yang dilakukan mahasiswa UGM ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Lingga khususnya di Pulau Singkep. Read more

Tinjau Lapangan dan Koordinasi Unit KKN-PPM UGM dan Pemerintah Kabupaten Lingga; Pemberdayaan Masyarakat dalam Integrasi Peternakan-Pertanian untuk Peningkatan Kesejahteraan Rakyat

Tim unit KKN-PPM UGM lokasi Desa Marok Kecil Kabupaten Lingga

Adanya kebutuhan masyarakat Singkep, Kabupaten Lingga untuk tumbuh secara berkelanjutan dan melepaskan ketergantungan eksploitasi pertambangan timah di masa lalu, salah satunya adalah dengan mengembangkan sektor-sektor lain yang sifatnya terbarukan seperti integrasi peternakan dan pertanian. Upaya melepaskan pengembangan sektor tersebut perlu dukungan pemangku kepentingan yang lebih luas, maka dari itu, dengan difasilitasi oleh IISM, UGM merespon kebutuhan tersebut dengan menerjunkan mahasiswanya melalui program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) yang dilakukan setiap tahun. Sebagai Universitas Kerakyatan, penting pula bagi UGM untuk melaksanakan dharma pengabdian, salah satunya melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melaksanakan kegiatan yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu kegiatan ini pun dirasa mampu menjawab kebutuhan masyarakat Singkep dalam upaya pengembangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. Read more