Mengenal Konsep Sustainable Development Goals di Sektor Energi dan Pertambangan dalam Seminar Olimpiade Geologi 2018 Universitas Padjajaran

Sektor energi dan tambang merupakan sektor penggerak ekonomi terbesar dan krusial. Pada saat ini dunia telah mulai melakukan pengurangan pemakaian terhadap energi fossil, yang dinilai tidak ramah lingkungan serta tidak dapat diperbarui. Namun pemakaian energi fossil masih sulit dilepaskan dari kehidupan masyarakat serta belum adanya energi terbarukan yang dapat menggantikan posisi energi fossil ini. Tapi seiring waktu energi fossil akan tergantikan untuk itu energi fossil masih diperlukan hingga saatnya masa transisi menuju energi baru dan terbarukan. Di saat yang sama, industri tambang telah memasuki tahapan yang baru, yaitu tahapan dimana dimulainya penerapan tambang berkelanjutan. Penerapan tambang berkelanjutan ini diharapkan dapat mengurangi pencemaran terhadap lingkungan, menjaga umur tambang serta dapat mengembalikan lahan pertambangan menjadi asri seperti sebelum ditambang serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Namun penerapan metode ini masih belum sepenuhnya dilakukan di Indonesia, sehingga masih banyak tambang yang tidak memperhatikan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Dengan ikutnya Indonesia dalam program PBB yaitu Sustainable Development Goals (SDGs), mengharuskan Indonesia untuk mengimplementasikan program tersebut seperti energi bersih, ramah lingkungan dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Sadar akan kebutuhan pemahaman pada konsep Sustainable Development Goals khususnya bagi mahasiswa geologi yang memiliki peran vital di sektor energi dan pertambangan di masa yang akan datang, Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran mengadakan Seminar Olimpiade Geologi Indonesia 2018 dengan tema “Indonesia’s Prospect and Strategy Toward Achieving SDGs in 2030 on Scope Energy and Mining Industry”. Seminar ini merupakan salah satu serangkaian acara kegiatan Olimpiade Geologi, sebuah event dwi tahunan yang dilakukan oleh mahasiswa geologi Universitas Padjajaran.

Rezki Syahrir, Direktur Indonesian Institute for Sustainable Mining diundang sebagai salah satu pembicara. Selain Rezki Syahrir, wakil direktur persiapan program geothermal dari Kementrian ESDM, Dr. Havidz Nazif, ST, SH, MM. dan senior Geologist Ir. Kuntadi Nugrahanto dari BP International Limited juga turut diundang sebagai pembicara.
Bertempat di Gedung Postgraduate Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran, sebanyak kurang lebih 250 mahasiswa yang tidak hanya dari fakultas geologi Universitas Padjararan, namun juga mahasiswa Institute Teknologi Bandung pun menghadiri seminar yang diadakan pada hari Sabtu, 8 September 2018.

Dalam seminar tersebut, Rezki Syahrir tidak hanya menyampaikan tentang konsep sustainable development dalam sektor pertambangan tetapi juga menjelaskan tentang bagaimana mengimplementasikan konsep sustainability dalam industri pertambangan serta bagaimana menerapkan keberlanjutan dalam sebuah kegiatan yang sifat alaminya berlawanan dengan karakteristik pembangunan berkelanjutan. Selain memberikan contoh-contoh kasus kegagalan keberlanjutan dan masalah-masalah yang diciptakan pada sektor pertambangan, beliau juga mengantar mahasiswa untuk kritis terhadap masalah energy dan pertambangan serta memberikan strategi pencapaian SDGs di Sektor Pertambangan seperti tata kelola pertambangan yang berpihak pada upaya pencapaian SDGs agar kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan berkelanjutan dapat maksimal. Pentingnya peran negara dalam mengatur hubungan antara pemerintah, industri serta pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan SDG di Indonesia.

Menurut salah satu panitia acara seminar, sebagai organisasi non-pemerintah yang menaruh perhatian besar pada pembangunan berkelanjutan di sektor pertambangan, Indonesian Institute for Sustainable Mining dinilai sangat memahami dan memiliki informasi yang relevan mengenai prospek dan strategi Indonesia dalam mencapai Sustainable Development Goals khususnya pada sektor pertambangan sehingga mampu mengarahkan mahasiswa-mahasiwa geologi yang hadir agar memiliki pandangan yang dapat memotivasi serta memajukan sektor energi dan tambang di Indonesia dengan konsep Sustainable Development Goals.

Ditulis oleh: Fitria Yuniarti

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *